Rabu, 05 Desember 2018

Prau Yang Memukau


Saffar Outdoor melakukan pendakian menuju Gunung Prau di Dataran Tinggi Dieng tepat di perbatasan Kabupaten Kendal dengan Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah.

Kami berangkat jam 22:00 WIB menggunakan jasa angkutan umum online dari Pameungpeuk menuju Stasion KAI Kiara Condong (KAC) dengan harga Rp.65.000 yang sudah saya beli melaui aplikasi di HP.

Sesampai di Stasion kami langsung mencetak tiket kereta di fasilitas yang sudah di sediakan.

Kami bertemu dua orang dengan penampilan layaknya seorang pendaki, saya langsung menghampirinya dan menanyakan akan mendaki kemana, ternyata mereka berdua memiliki tujuan yang sama. dan akhirnya kami sepakat melakukan pendakian bersama.

Pukul 00:40 kami berangkat dan sampai di Stasion Purwokwerto Pukul 08:25 WIB

Begitu jalan sebentar dari Stasion kami langsung di datangi oleh beberapa orang calo yang biasa mengantarkan para pendaki ke basecamp pendakian, karena Stasion ini juga cukup dekat dengan beberapa basecamp pendakian Gunung Slamet,Sindoro,Sumbing, dan Prau.

Negosiasi pun berjalan cukup alot karena tidak kunjung menghasilkan keputusan, harga angkot yang ditawarkan yaitu R
Kami berdua bergabung lagi dengan 2 orang yang berasal dari Sukabumi yang sedang ,elakukan negosiasi lebih dulu. dan mereka berdua sama dengan kami ber 4 yang akan menuju Gn Prau.

setelah cukup lama dan kami pun sempat membeli sarapan yang ada di sekitar Stasion harganya pun cukup murah meriah. Akhirnya kami sepakat dengan supir angkot dengan harga Rp.75.000

Jam 11:50 kami tiba di Pasar Induk Tradisional Banjarnegara dan berhenti sejenak untuk memenuhi kebutuhan logistik kami selama melakukan pendakian nanti, Pasar ini cocok untuk para pendaki yang akan memenuhu kebutuhannya karena harganya pun relatif terjaungkau.

Jam 3:45 Kami ber 6 sampai di Basecamp Patak Banteng yang menjadi pos pendakian teramai untuk sampai ke puncak Gn Prau.

Keadaan basecamp cukup sederhana tapi cukup nyaman untuk sekedar beristirahat dan sekedar melepas cape sehabis dari perjalan bagi yang baru datang maupun yang bagi pendaki yang baru turun pendakian.

fasilitas di Basecamp terdapat kamar mandi, mushala, dan warung-warung yang menjajakan makanan maupun kebutuhan pendaki.


Selapas beristirahat kemudian membayar simaksi dengan harga Rp.12.500 dan packing, kami mulai melakukan pendakian pukul 17:00 WIB.

Track pertama dari Basecamp menuju post 1 yaitu tangga warna-warni yang begitu indah.


Kemudian sehabis tangga, track yang kmi lewati berupa perkebunan warga yang berada di kiri kanan kami.

Setelah berjalan sekitar 1 jam kami smpai di pos 1. Pos yang menjadi tempat istirhat pertama bagi Pendaki.

Tidak lama beristirahat kami pun melanjutkan perjalanan menuju post 2 dengan pemandangan lukisan sunset yang mengiringi perjalanan kami kali ini.



setealah post 2 yang memakan waktu kurang lebih 45 menit kami masih harus melanjutkan pendakian menuju 3 yang memakan waktu 1 jam atau sekitar jam 19:30WIB. dengan track yang muali berubah yaitu track tanah yang berdebu dan akan yang begitu liar.


Untuk pergi ke tempat camp membutuhkan waktu sekitar 30menit.

Setelah sampai dan mendirikan tenda kami langsung masak untuk mengisi perut kami yang mulai keroncongan setelah melakukan perjalanan yang cukup melelahkan selain itu agar terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan jika membiarkan perut kami kosong di tempat yang dingin.



Keindah gn.Prau memuncak ketika munculnya matahati di pagi hari dengan awan yang menyelimuti gunung yang tepat berada di depan gn.Prau yaitu Gn. Sindoro dan Gn.Sumbing, gunung yang disebut-sebut gunung kembarnya Jawa Tengah.


 Tidak ada satu pendaki yang ketinggalan yang mengabadikan momen momen yang yang paling di tunggu oleh kebanyakan pendaki.

 Setelah menikmati dan bersyukur di pagi hari, kami mulai memasak sarapan untuk menggajal perut kami dan mengisi tenaga memikul carrier saat pulang.

Gn.Prau ini gunung rekomendasi bagi pendaki pemula karena jarak yang di tempuh relatif dekat