Ilustrasi from Rizky Agustian
Kita adalah generasi yang seolah "diperkosa" untuk mengidap penyakit "FoMo", yaitu penyakit ingin selalu terhubung atau terkoneksi dengan orang lain khususnya di dunia maya. Apapun itu tujuannya baik itu sekedar iseng, pamer, atau hal yang baik untuk saling mengingatkan, sharing pengalaman dan lain sebagainya.
Orang yang di diaknosa mengalami penyakit FoMO akan merasa seperti POOP belum CEBOK, atau MAKAN belum MINUM, seolah seperti ada hal yang belum tuntas saat melakukan sesuatu.
FoMO atau "Fear of Missing Out" akan memaksa pasiennya untuk berkompetisi menjadi manusia terkenal, maka tidak heran banyak orang di kehidupan maya-nya banyak orang seolah seperti sedang berlomba-lomba mendapatkan like, komen, tayangan, subcribe, dan share tentang postingan dirinya.
Semakin banyak peserta lomba maka semakin banyak pula hal yang mesti dilakukan agar tidak sama satu dengan yang lainnya, peserta lomba akan dituntut melakukan 3 hal yaitu :
1. More harder (lebih keras)
2. More danger (lebih berbahaya)
3. More popular (lebih tertarik)
