Rabu, 14 November 2018

Hujan Bukan Penyebab Banjir





“Manusia seolah tidak lepas dari kesengsaraan. Ketika di beri musin kemarau, manusia memohon doa untuk meminta doa karena kekurangannya air. Namun, apabila ketika musin penghujan datang manusia kebingunngan karena air malah masuk ke dalam rumahnya bahkan menenggelamkan rumahnya.

Sekarang musim penghujan telah melanda negeri tercinta kita negeri Indonesia. Dimana di sebagian wilayah warga was-was karena takut akan terjadi banjir yang seolah-olah menjadi sebuah kegiatan rutin kala musim penghujan datang.

Contoh yang paling sering terjadi banjir yaitu soudara kita yang berada di Dayeuhkolot. Mereka ketakutan ketika hujan datang karena banjir selalu terjadi di daerahnya. Seolah tidak pernah terlewatkan walau pemerintah tengan berusan untuk meminimalisir banjir itu dengan berbagai cara.

Banyak warga yang berpendapat bahwa banjir di akibatkan oleh hujan, namun jika di lihat dari segi agama Islam, hujan bukan suatu malapetak melainkan sebuah berkah yang diturunkan oleh Allah SWT dari langit untuk menumbuhkan tumbuhan yang ada di Bumi.

Justru ini merupakan sebuah balasan atas kelakuan manusia yang telah merusak Bumi, seperti membuang sambah sembarangan menebang pohon secara habis-habisan dan lain sebagainya.

Yang perlu kita benahi bukanlah sungai Citarum akan tetapi akhlak dan adab manusia itu sendirilah yang mesti di bereskan.” Ujar Adnan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar